Menguji keterkiriman email adalah aspek penting dari setiap kampanye pemasaran email. Memastikan bahwa email Anda sampai ke kotak masuk pelanggan Anda sangat penting untuk keberhasilan upaya pemasaran email Anda. Pada artikel ini, kita akan membahas cara menguji keterkiriman email Anda dan memberikan beberapa tips untuk meningkatkannya.
1. 1. Gunakan Alat Bantu Pengiriman Email
Salah satu cara termudah untuk menguji keterkiriman email Anda adalah dengan menggunakan alat keterkiriman email. Alat-alat ini dapat membantu Anda mengidentifikasi masalah apa pun dengan email Anda yang mungkin menyebabkan email tersebut ditandai sebagai spam atau tidak sampai ke kotak masuk pelanggan Anda. Beberapa alat keterkiriman email yang populer termasuk GlockApps, Mail Tester, dan Sender Score.
2. Periksa Reputasi Pengirim Anda
Reputasi pengirim memainkan peran penting dalam menentukan keterkiriman email Anda. ISP menggunakan reputasi pengirim untuk memutuskan apakah akan mengirimkan email Anda ke kotak masuk, folder spam, atau memblokirnya sama sekali. Anda dapat memeriksa reputasi pengirim menggunakan alat bantu seperti Sender Score atau Barracuda Reputation Block List (BRBL).
3. Pantau Metrik Keterkiriman Email Anda
Memantau metrik keterkiriman email Anda sangat penting untuk mengidentifikasi masalah apa pun dengan kampanye email Anda. Beberapa metrik utama yang perlu dilacak termasuk rasio pentalan, rasio buka, rasio klik-tayang, dan keluhan spam. Dengan memantau metrik ini secara teratur, Anda bisa mengidentifikasi tren atau pola yang mungkin mempengaruhi keterkiriman email Anda.
4. Menguji Email Anda
Aspek penting lainnya dalam menguji keterkiriman email adalah menguji email Anda sebelum mengirimkannya ke pelanggan Anda. Pastikan untuk menguji email Anda pada klien email, perangkat, dan browser yang berbeda untuk memastikan email Anda ditampilkan dengan benar. Selain itu, Anda juga harus menguji email Anda untuk konten spam menggunakan alat seperti SpamAssassin atau Litmus Spam Testing.
5. Menerapkan Protokol Otentikasi
Menerapkan protokol otentikasi seperti SPF, DKIM, dan DMARC dapat membantu meningkatkan pengiriman email Anda. Protokol-protokol ini membantu memverifikasi keaslian email Anda dan mengurangi kemungkinan email tersebut ditandai sebagai spam. Pastikan Anda mengatur protokol-protokol ini dengan benar untuk memastikan protokol-protokol ini bekerja secara efektif.
6. Bersihkan Daftar Email Anda
Menjaga daftar email yang bersih sangat penting untuk memastikan keterkiriman email yang baik. Hapus alamat email yang tidak aktif atau tidak valid secara teratur untuk mencegah bounce dan keluhan spam. Anda bisa menggunakan alat verifikasi email seperti NeverBounce atau ZeroBounce untuk membersihkan daftar email secara efektif.
7. Libatkan Pelanggan Anda
Melibatkan pelanggan Anda dengan konten yang relevan dan berharga juga dapat membantu meningkatkan keterkiriman email Anda. Dorong pelanggan Anda untuk membuka dan berinteraksi dengan email Anda dengan mempersonalisasi konten Anda dan mengirimkan kampanye yang ditargetkan. Dengan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, Anda dapat meningkatkan reputasi pengirim dan keterkiriman email.
Kesimpulannya, menguji keterkiriman email Anda sangat penting untuk keberhasilan kampanye pemasaran email Anda. Dengan menggunakan alat bantu keterkiriman email, memantau metrik Anda, menguji email Anda, menerapkan protokol autentikasi, membersihkan daftar email Anda, dan melibatkan pelanggan Anda, Anda bisa meningkatkan keterkiriman email Anda dan memastikan bahwa email Anda sampai ke kotak masuk pelanggan Anda.