Menghitung email open rates adalah metrik penting yang membantu Anda mengukur efektivitas kampanye pemasaran email Anda. Ini adalah persentase penerima yang membuka email Anda dari jumlah total email yang dikirim. Metrik ini membantu Anda melacak tingkat keterlibatan pelanggan Anda dan menentukan keberhasilan kampanye email Anda. Pada artikel ini, kami akan memandu Anda melalui langkah-langkah untuk menghitung email open rates.
Langkah 1: Tentukan jumlah total email yang dikirim
Langkah pertama dalam menghitung open rate email Anda adalah menentukan jumlah total email yang terkirim. Jumlah ini mencakup semua email yang dikirim, baik yang dikirim ke satu pelanggan atau seribu pelanggan. Anda bisa menemukan informasi ini di dasbor pelaporan perangkat lunak email marketing Anda.
Langkah 2: Tentukan jumlah email yang dibuka
Langkah selanjutnya adalah menentukan jumlah email yang dibuka. Angka ini mengacu pada jumlah penerima yang membuka email Anda. Sebagian besar perangkat lunak pemasaran email melacak email yang dibuka secara otomatis. Perangkat lunak ini menggunakan gambar kecil yang disematkan di dalam email, yang disebut piksel pelacakan, untuk melacak kapan email dibuka. Jumlah pembukaan yang dilacak dicatat dalam dasbor pelaporan perangkat lunak pemasaran email.
Langkah 3: Hitung tingkat keterbukaan email
Setelah Anda menentukan jumlah total email yang dikirim dan jumlah email yang dibuka, Anda bisa menghitung tingkat keterbukaan email Anda. Rumus untuk menghitung tingkat keterbukaan email adalah:
Tingkat keterbukaan email = (jumlah email yang dibuka / jumlah total email yang terkirim) x 100
Sebagai contoh, jika Anda mengirim 10.000 email dan 2.000 di antaranya dibuka, maka tingkat keterbukaan email Anda adalah:
Tingkat keterbukaan email = (2.000 / 10.000) x 100 = 20%
Langkah 4: Menganalisis tingkat keterbukaan email
Setelah Anda menghitung tingkat keterbukaan email Anda, Anda bisa menganalisis hasilnya. Tingkat keterbukaan email yang tinggi merupakan indikasi bahwa pelanggan Anda terlibat dengan konten Anda. Jika tingkat keterbukaan email Anda rendah, ini bisa berarti bahwa baris subjek atau konten email Anda tidak beresonansi dengan audiens Anda. Sangat penting untuk menguji berbagai baris subjek dan konten email untuk menentukan mana yang paling sesuai dengan audiens Anda.
Kesimpulan:
Melacak tingkat keterbukaan email adalah metrik penting dalam menentukan efektivitas kampanye pemasaran email Anda. Dengan mengikuti langkah-langkah yang diuraikan dalam artikel ini, Anda dapat dengan mudah menghitung tingkat keterbukaan email Anda. Ingatlah bahwa tingkat keterbukaan email yang tinggi merupakan indikasi kampanye yang sukses, tetapi penting untuk menganalisis hasilnya untuk mengoptimalkan strategi pemasaran email Anda. Terus lakukan pengujian