Outlook, klien email populer yang dikembangkan oleh Microsoft, memungkinkan pengguna mengirim dan menerima email secara efisien. Apabila menyangkut soal pengiriman lampiran atau file melalui Outlook, ada batasan tertentu dalam hal ukuran file yang perlu diketahui oleh pengguna. Batasan ini ditetapkan untuk memastikan transmisi email yang lancar dan mencegah kelebihan beban pada server email.
Pada umumnya, ukuran lampiran maksimum yang dapat dikirim melalui Outlook bervariasi, tergantung pada versi dan konfigurasi aplikasi, serta penyedia layanan email yang digunakan. Namun demikian, panduan berikut ini dapat memberikan pemahaman umum mengenai batasan ukuran file:
1. Aplikasi Desktop Outlook: Pada versi desktop Outlook, seperti Outlook 2019, Outlook 2016, atau versi sebelumnya, ukuran lampiran maksimum biasanya dibatasi hingga 20 megabyte (MB). Artinya, Anda bisa melampirkan dan mengirim file hingga ukuran 20 MB per email.
2. Aplikasi Web Outlook (OWA): Apabila menggunakan versi Outlook berbasis web, yang dikenal sebagai Outlook Web App atau Outlook di web, ukuran lampiran maksimum biasanya lebih besar dibandingkan dengan aplikasi desktop. OWA sering kali mengizinkan lampiran hingga 25 MB atau bahkan 35 MB, tergantung pada penyedia layanan email.
Penting untuk diperhatikan bahwa batasan ukuran ini secara khusus merujuk pada lampiran itu sendiri dan tidak termasuk ukuran pesan email atau konten tambahan apa pun di dalamnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertimbangkan ukuran keseluruhan email, termasuk lampiran dan isi pesan, untuk menghindari melebihi batas ukuran email yang diberlakukan oleh server email penerima.
Melebihi batas ukuran lampiran maksimum yang ditetapkan oleh Outlook atau server email penerima dapat menyebabkan berbagai masalah. Misalnya, email mungkin gagal dikirim, atau email tersebut dapat dipantulkan kembali ke pengirim dengan pesan kesalahan yang mengindikasikan bahwa lampiran terlalu besar. Selain itu, lampiran yang besar dapat menghabiskan bandwidth dan ruang penyimpanan yang signifikan, terutama bagi pengguna dengan kapasitas internet atau kotak surat yang terbatas.
Untuk mengatasi keterbatasan ini, ada beberapa metode alternatif yang tersedia untuk berbagi file berukuran besar. Salah satu pendekatan yang umum adalah dengan memanfaatkan layanan penyimpanan awan, seperti OneDrive atau Dropbox, untuk mengunggah file dan kemudian membagikan tautan unduhan melalui email. Pilihan lainnya adalah mengompres file menggunakan perangkat lunak kompresi file, mengurangi ukurannya sebelum melampirkannya ke email.
Kesimpulannya, ukuran lampiran maksimum yang dapat dikirim di Outlook tergantung pada versi aplikasi dan penyedia layanan email yang digunakan. Sangatlah penting untuk memperhatikan keterbatasan ini untuk memastikan keberhasilan pengiriman email dan untuk mengeksplorasi metode alternatif untuk berbagi file besar apabila diperlukan.